Masyarakat Kampung Citalahab Nanggung Rindukan Jalan Bagus Untuk Buka Akses Perekonomian

SIARANPOST.COM ,-BOGOR,-   Miris dan prihatin ,itulah kata yang mungkin sangat pantas di sematkan untuk keadaan jalan menuju wilayah Kampung Citalahab, Desa Malasari ,Kec.Nanggung ,Kab.Bogor.Jawa barat . Kampung yang terletak di perkebunan teh Nirmala Agung yang sekarang di kelola oleh PT.Sumi Asih ini berdiri sejak zaman kolonial Belanda yang menyimpan banyak potensi pariwisata terutama wisata agro ,namun sangat disayangkan akses jalan menuju kesana sangat buruk .Jalan berbatu ,kubangan lumpur , jembatan kayu ,menjadi makanan sehari – hari warga sekitar untuk menuju ke kantor Desa Malasari maupun ke luar wilayah .

Awak Media saat berkunjung ke Kampung Citalahab ,Minggu ( 11/06/23) sangat merasakan susah payah warganya bila ada keperluan ke luar wilayah .Padahal di Kampung Citalahab sendiri ada beberapa Kampung lain seperti warga perumahan PT. Sumi Asih , Cigarung , bahkan Cilanggar yang masuk ke wilayah Desa Bantar karet pun akses jalan nya melalui Citalahab.

Sangat di sayangkan dengan potensi wisata agro ,potensi pertanian yang ada di wilayah ini terbentur dengan akses jalan.Masyarakat sangat mendambakan jalan yang bagus agar perekonomian warga bisa terdongkrak .

Menurut salah seorang warga Cigarung Agus menjelaskan, banyak warga yang kesulitan keluar wilayah bila ada keperluan karena jalan rusak dan jarak tempuh yang jauh.

 “Bahkan dulu ada ibu – ibu yang mau melahirkan sampai lahiran di tengah jalan pak ,di bantu Paraji di dalam mobil di tengah – tengah hutan karena tidak keburu dan masih jauh untuk menuju Puskesmas terdekat”,ujar Agus menjelaskan.

Lebih lanjut warga lainnya mengatakan ,banyak sekali yang di butuhkan agar wilayah kami ini bisa diakses oleh dunia luar .Bahkan ke kantor Desa kami pun jarak tempuhnya sangat jauh .

  ” Disini selain jalan rusak ,juga sinyal gak ada pak .Padahal wilayah ini terdiri dari 2 RW dengan jumlah penduduk yang lumayan .Serta sarana pendidikan yang kurang memadai ,padahal di wilayah kami ini kebanyakan petani sangat susah untuk menjual hasil pertanian keluar wilayah.Bahkan mobil material ataupun mobil agen makanan sudah pada gak mau kesini pak ,pada gak mau dengan jalan nya ” ,tuturnya.

 “Kami menuntut kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor agar bisa secepatnya membangun jalan rusak menuju wilayah kami ini,karena kami sendiri masih sebagai warga Kabupaten Bogor” jelasnya.

Konfirmasi media kepada UPT Jalan dan Jembatan wilayah Cigudeg yang membawahi Kec.Nanggung dan bertemu dengan pengawas wilayah Kec.Nanggung Herly menjelaskan bahwa kali terakhir jalan menuju ke Kampung Citalahab di cor itu pada tahun 2015 ,tapi itu pun jarak yang di bangun hanya seperempatnya saja .

 ” Dari titik nol nya di Kampung Situ Hiyang Cibeber Desa Curug Bitung menuju ke Kampung Citalahab itu kurang lebih 28 KM jarak nya , dan setiap Musrenbang maupun Minggon di Kec.Nanggung ruas jalan tersebut selalu saya kembali untuk pembangunan jalan tersebut.Namun kewenangan di acc nya kan dari Pemda langsung pak ,saya hanya mengajukan saja dan biar bagaimana pun karena ke wilayah tersebut masuk jalan Kabupaten jadi saya selalu mendorong terus untuk di bangun ” ,ujar Herly kepada awak Media.

Potensi wisata di Kampung Citalahab Desa Malasari terdiri dari perkebunan teh , jembatan kanopi stasiun Cikaniki dengan panjang 120 M dan tinggi 25 M membentang di atas pepohonan ,air terjun ,pesawahan terasering bahkan hewan endemik pun masih banyak seperti owa Jawa ,macan tutul,elang Jawa , Kukang dan berada di wilayah taman nasional gunung halimun – salak . (SP.COM)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *