Mengenal Situ Cigudeg , Warisan Peninggalan Jaman Penjajahan Belanda Dulu.

SIARANPOST.COM,-BOGOR,-Dilansir dari situs bogorkab.go.id ,ternyata Situ Cigudeg merupakan jejak peninggalan kolonial Belanda yang di bangun pada masa penjajahan dulu.

Danau Situ Cigudeg terletak di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor yang berjarak 42 km  ke arah barat melalui Dramaga, Cibungbulang, Leuwiliang  dan Panyaungan .Danau ini berada tepat di pinggir jalan raya yang menghubungkan Kab. Bogor dengan kota-kota lain di Provinsi Banten seperti Rangkas Bitung ,Tangerang, Pandeglang maupun Serang.

https://pleisbilongtumi.files.wordpress.com/2012/10/danau-setu-cigudeg-19182.jpgPhoto ini berlokasi di bagian timur Situ Cigudeg dengan latar belakang Gunung Tela (Cirangsad), diambil dari depan Rumah Sakit di Kampung Ciuncal tahun 1918 – 1925.

Danau  yang luasnya kurang dari 1,5 Hektar ini merupakan danau buatan yang diperkirakan dibangun pada  masa pemerintah kolonial Belanda pertengahan  abad ke -19 setelah Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels selesai membangun Jalan Raya Pos (de Groote Postweg) Anyer-Panarukan pada tahun 1808.

Danau ini terbentuk oleh adanya pembangunan  dam/ tanggul sepanjang 300 meter, dimana diatasnya dibuat jalan yang menghubungkan  Bogor (Buitenzorg) dengan Rangkas Bitung dan Pandeglang.

Air yang tertampung di danau ini pada saat itu dipergunakan untuk irigasi pesawahan dan pembangkit listrik untuk keperluan sendiri oleh sebuah pabrik pengolahan teh yang kemudian beralih ke karet milik pengusaha perkebunan bangsa Belanda yang berada disekitar Cigudeg.

Pada awalnya, danau ini memiliki kedalaman 0,5 sampai 20 meter yang memegang air dari dua mata air yang terletak di sisi timur dan selatan. Waktu berlalu dan usia danau Situ Cigudeg hampir satu abad telah menciptakan ekosistem baru yang terbentuk secara alami dan menciptakan habitat yang lebih baik bagi tanaman dan hewan air di sana pada waktu itu dengan berbagai ikan dan udang. Sampai Tahun 1942, ekosistem di sini tersimpan baik tidak terganggu.(SP.COM).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *