Kades Batutulis Hadiri Launching Pesantren Terpadu Fathurrohman

SIARANPOST.COM,-BOGOR,-Kepala Desa Batutulis Ade Supriatna,menghadiri acara launching Pesantren Terpadu Fathurrohman pimpinan Ustadz H.Ahmad Hery Fathurrohman M.Ag yang berlokasi di Kampung Babakan Cipetir RT 04 RW 07,Desa Batutulis,Kecamatan Nanggung,Kabupaten Bogor.Pada Minggu (06/08/2023).

Acara yang dimulai sejak pukul 09:00 WIB, dihadiri oleh para pimpinan Pondok Pesantren,Ketua MUI, Babinsa, Kanit Bhabinkamtibmas,Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat, Orangtua peserta didik dan para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Batu tulis Ade Supriatna¬† menyampaikan , ” turut mendukung dan mendorong serta mengapresiasi. Bahwa Pemerintah Desa Batutulis ikut serta mendukung kegiatan Pesantren Terpadu Fathurrohman sebagai wadah generasi SDM yang ada di Desa Batutulis, telah memberikan sumbangsih dalam mencerdaskan Santriwan/Santriwati “, ujar Kades.

Pimpinan Pesantren Terpadu Fathurrohman,Ustadz H. Ahmad Hery Fathurrohman M.Ag mengatakan ,” kegiatan ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan yang ada di Pondok Pesantren Fathurrohman yang berciri khas modern dan juga salafiah nya terpadu “,katanya.

Kita bukan salafi yang baca kitab-kitab segala macam dan ini adalah bagian perkenalan baik buat Santri, buat para wali Santri, juga buat masyarakat sekitar. Tentang kegiatan ini artinya bicara mondok bukan hanya (mohon maaf) bicara saja tapi seorang Santri juga harus siap dan mumpuni baik itu baris berbaris,baik itu mereka bertani,baik itu dari segala macam bahkan Insya Allah sebagaimana Pondok yang lain juga dengan bahasa Arab bahasa Inggris itu adalah sebuah makanan yang kita berikan tiap hari “,tegasnya.

” Kendati demikian, supaya nanti anak-anak menjadi pemimpin yang beradab, berakhlak juga pemimpin yang beriman serta bisa menjadi pemimpin yang bisa menyesuaikan dengan zaman dan wawasan nasional yang lebih luas lagi “,tuturnya.

Untuk kurikulumnya, karena Santri kita setingkat SMP dan memakai kurikulum merdeka maka saya ingin anak – anak bukan hanya dari sisi nilai agama dan kitab-kitab tapi dari umum mereka juga katakan terdaftar secara khusus dan ketika nanti mereka mau meneruskan. Mau kemana saja,mereka dengan gagahnya membawa ijasah. Disini mereka mendapatkan dua ijasah yaitu ijasah Pondok dan ijasah yang memang katakanlah Pemerintah.

Beliau berharap, ” pertama tentu ini bisa bermanfaat khususnya untuk masyarakat sekitar. Dan keinginan saya keras adalah bagaimana masyarakat dan anak – anak terbangun. Saya ingin juga terlahir dari anak – anak yang ada disini, mereka suatu saat nanti bisa berkiprah bahkan bisa belajar sampai keluar negeri. Dengan membawa panji agama dengan gagah ” , ungkap Ketua Yayasan dengan semangat.

RDK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *